Kemarin saya sempat setuju dengan Priyadi bahwa kesalahan Nenda hanyalah "mengakui sebagai orang yg melaporkan". Namun setelah saya pikir-pikir lagi, itu tidak bisa disebut sebagai kesalahan. Karena tidak ada aturan yg melarang orang untuk menceritakan sesuatu yg benar. Jika Nenda telah melakukan hal yang benar, maka dia juga tidak bersalah menceritakannya pada orang lain. Sama seperti seorang anak baik yang melapor pada bu guru karena dia pikir temannya menyontek. Dia tidak melakukan kesalahan melaporkan temannya karena dia pikir telah melakukan sesuatu yang baik. Dan Ibu Gurulah yg bisa menentukan apakah temannya itu menyontek atau tidak. Lantas, apakah para peserta ngadutraffik melakukan kesalahan ? Ada banyak argumentasi yg mengatakan bahwa para peserta tersebut telah melanggar TOS, namun tidak banyak yg menelaah lagi pasal mana yg telah dilanggar. Saya adalah orang yg penasaran dan tidak mau ikut2an dan oleh karenanya saya baca lagi TOS tersebut. Dan sialnya, saya tid...
Gambar di sebelah kiri ini adalah gambar yang aku dapat dari Cak Nur pada diskusiku pada milis psikologi tentang otak kiri dan otak kanan dan hubungannya dengan orang yg memiliki preferensi kidal atau non-kidal. Kidal atau tidak itu sebetulnya bisa disebabkan dua faktor: Nature (bawaan lahir) atau nurture (pengasuhan). Orang yg kidal karena bawaan lahir, terjadi karena otak kanannya lebih dominan daripada otak kirinya. Sementara bisa juga seseorang tidak tampak kidal namun karena budaya tidak berpihak pada orang kidak maka dia berusaha untuk menjadi tidak kidal walaupun sebenarnya otak kanannya lebih dominan daripada otak kiri. Aku adalah seorang yg kidal. Namun aku menduga ada kemungkinan lain mengapa seseorang menjadi kidal karena data-data yang ada di sana tidak terlihat cocok bagiku.
Kemarin saya kaget ketika melihat sidebar saya ngaco, tidak sesuai dengan apa yg susun sebelumnya. Ketika saya periksa settingnya, ternyata susunan yang sudah saya buat sebelumnya sudah hilang dan kembali ke default setting. Saya tidak ingat bagaimana saya menyusunnya sebelumnya, namun karena sudah hilang maka saya coba menyusun ulang. Rupanya perubahan ini juga tidak membawa hasil karena sidebar tidak berubah seperti yang diinginkan walaupun sudah direfresh berkali-kali. Sampai hari ini sidebar saya masih ngaco dan belum pulih. Ini pasti karena kesalahan saya yang tidak membaca TOS sewaktu mendaftar layanan ini. Padahal teman-teman sudah memperingatkan saya untuk membaca TOS. Dengan sombongnya saya bahkan menulis bahwa membaca TOS tidak akan menyelamatkan kita dari bencana seperti ini. Inilah hukuman bagi orang yg sok tahu seperti saya. Masih untung kali ini saya hanya kehilangan kustomisasi Widget dan tidak kehilangan seluruh blog ini. Padahal bisa saja khan tiba-tiba account saya h...
Comments
Post a Comment