Kemarin saya kaget ketika melihat sidebar saya ngaco, tidak sesuai dengan apa yg susun sebelumnya. Ketika saya periksa settingnya, ternyata susunan yang sudah saya buat sebelumnya sudah hilang dan kembali ke default setting. Saya tidak ingat bagaimana saya menyusunnya sebelumnya, namun karena sudah hilang maka saya coba menyusun ulang. Rupanya perubahan ini juga tidak membawa hasil karena sidebar tidak berubah seperti yang diinginkan walaupun sudah direfresh berkali-kali. Sampai hari ini sidebar saya masih ngaco dan belum pulih. Ini pasti karena kesalahan saya yang tidak membaca TOS sewaktu mendaftar layanan ini. Padahal teman-teman sudah memperingatkan saya untuk membaca TOS. Dengan sombongnya saya bahkan menulis bahwa membaca TOS tidak akan menyelamatkan kita dari bencana seperti ini. Inilah hukuman bagi orang yg sok tahu seperti saya. Masih untung kali ini saya hanya kehilangan kustomisasi Widget dan tidak kehilangan seluruh blog ini. Padahal bisa saja khan tiba-tiba account saya h...
Mas Rovicky Dwi Putrohari adalah seorang sahabat yang aku kenal di milis UGM-Club dan berlanjut ke Kampung-UGM hampir dua puluh tahun yang lalu. Saat itu beliau masih menjabat sebagai seorang manajer di salah satu perusahaan minyak di Indonesia. Selain itu, beliau juga aktif di IAGI, kalau nggak salah pernah jadi ketuanya juga. Mas Vick, demikian aku kadang memanggilnya, adalah seorang yang pintar namun rendah hati. Prestasi dan kecerdasannya tak membuat Mas Vick sombong dan tetap mau belajar dari siapa saja. "Kita bisa belajar dari siapa saja, termasuk dari yang lebih muda", ujar Mas Rovicky pada saat itu yang sempat aku tuliskan juga di beberapa postingan di blog-ku (Alinazar, 2006) Keberanian Mas Rovicky untuk mengambil peluang juga salah satu hal yang menginspirasi. Ketika orang-orang bertahan mati-matian untuk mendapatkan status karyawan permanen, Mas Rovicky malah melepaskan pekerjaan dengan status permanen untuk melanjutkan perjalanan barunya menjadi seorang konsu...
Menurut ramalan cuaca, hari ini cuaca bakalan mendung. Akan ada hujan lebat, topan badai, dan angin yang berdebu campur air. Untunglah tidak disertai dengan cacing kerempeng, babon bulukan dan monyet bintitan (lha, ini khan cuma ada di kosakata Kapten Haddock di buku Tintin?) Anak-anak sekolah dan para guru sekolah sangat bahagia hari ini, karena pemerintah menyatakan bahwa hari ini adalah hari libur. Sementara bapak-bapak sudah duduk manis di depan WhatsApp sejak tadi malam menunggu pengumuman dari kantor, yang diharapkan senada dengan pengumuman dari pemerintah pada anak-anak sekolah. Ternyata walau sudah ditunggu sampai pagi, pengumuman itu tak kunjung datang juga. Apa boleh buat, kami tidak kebagian rejeki libur dan aku membuat postingan blog ini di meja kantor.
Comments
Post a Comment